Hmmm, , lagi-lagi dingin.masih 8.00 am, 60 menit lagi waktu yang harus kulalui, bersabar hingga kelas ini berakhir.
Sebenarnya untuk apa saya duduk di sini? terbengong sedari tadi dengan pikiran yang sama sekali tidak terhubung dengan apa yang sedang dibicarakan sang dosen. sepertinya hanya raga yang berada di ruangan ini, sedangkan pikiran sudah melanglang buana keluar dari ruangan kotak yang memenjara ini.
Bapa dosen, maafkan saya. Bukannya saya tidak menghormati anda. Bukannya saya tidak ingin bertanya tentang materi yang tidak saya mengerti. Tapi saya terlampau bingung, karena terlalu banyak materi yang bapa ajarkan, yang kesemuanya tidak saya mengerti.
Waktu lalu, saya memang tidak terlalu mengambil pusing dengan ketidakmengertian saya, Pak. Namun saya sekarang ingin berubah. Saya sudah berusaha untuk mencintai dan memahami semua materi yang Bapak ajarkan. Namun mengapa begitu sulit untuk menebus kesalahan saya itu, Pak?? Apakah karena saya terlanjur men-judge Bapak dan mata kuliah yang Bapak ajarkan sebagai sesuatu yang menakutkan dan perlu dihindari??
Waktu saya untuk berlari tinggal beberapa minggu lagi. Sangat singkat. Terimakasih untuk setiap motivasi yang Bapak berikan. Meskipun dengan ucapn-ucapan Bapak itu hati saya terasa perih. Saya tidak membenci Bapak, tapi saya membenci diri saya sendiri karena sulit menerima materi yang bapa ajarkan.
Percaya atau tidak, karena Bapak, saya merasa menjadi orang paling bodoh saat ini. T_T

he..he...masa sih ?? Fisika yg terllau PD membuat dirimu merasa spt itu..ayo kalahkan Fisika..
BalasHapus