Kamis, 07 Februari 2013

Journey to Tasikmalaya part 1

Journey to Tasik Perjalanan dimulai pukul 7 malam, dari Cawang. Bus bercorak merah milik Primajasa mengantarkan kami menuju kota tempat tinggal Faisal, Tasikmalaya Jawa Barat.
Masih di bilangan Jakarta, kemacetan jalan tak mampu dihindarkan, maklum weekend. Saat memasuki jalan toll, bus mulai melaju lancar, saatnya untuk tiduuuuuur…
Sampai di terminal Garut sudah tengah malam. Papa Faisal menjemput kami berempat. Huaaah, ternyata tempat yang kami tuju masih perlu waktu sekitar setengah jam lagi. Padahal mata ini sudah merindukan kedamaian kamar tidur, dan perut sudah menagih jatahnya sejak tadi. Hehe. Untung saja Papa Faisal mengerti kegalauan kami, beliau menyarankan kami untuk mampir di salah satu kedai nasi goreng. Thanks Pa..
Pukul setengah 1 malam, *jika tidak salah ingat*, kami sampai di rumah Papa faisal. Alhamdulillah, langsung saja menuju kamar yang telah disediakan, dan tiduuur…. !!! eh belum salat, capcus kamar mandi dulu deh.. :D
***
Hari pertama yang rencananya akan dimanfaatkan untuk mengobrak-abrik kota Tasik terpaksa dibatalkan. Dua personil kami tepar, mabuk perjalanan mungkin.. :p okelah, kita habiskan hari ini dengan berdiam diri di rumah, , capek sekali….
Kita belum sarapan loh, bangun saja pukul 9, hehe. Habisnya suasana mendukung, sejuuuuk sekali, lelah dan mengantuk pula. Yasudah deh selesai solat subuh kembali tidur.
Oia, di rumah Faisal ini tidak ada perempuan, hanya ada kakek, papa, dan Mas Gilang. Nenek lagi pergi ke Jakarta. Tidak ada perempuan its mean tidak ada yang masak !! hiatttzz kita beraksi Farah.. :D
Nah, Papanya Faisal sudah menyediakan ikan siap goreng. Ada cabe hijau di belakang rumah, dan juga kecap di meja makan. Tak terfikir sebelumnya untuk membuat ikan goreng sambal hijau, but inilah hasilnya

Selesai makan, masih juga tergoda saat melihat ada yang berjualan cilok di sebrang jalan. Oke deh, ini liburan, ayo bersenang-senang !!
Makan cilok sambil nonton tv di ruang tamu, menatap rintik hujan di balik jendela juga, akhirnya mengantarkan aku, Farah, dan Faisal ke alam mimpi. Pukul setengah 12 siang.
Hari pertama ditutup dengan makan mie rebus buatan Mas Gilang, kakak Faisal.
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar