Sabtu, 28 Desember 2013

Bertemu kembali...

Saat otak masih berusaha untuk mengenali, bibir telah lebih dulu tersenyum,pipi telah lebih dulu memerah, tangan telah lebih dulu melambai, dan lidah telah lebih dulu menyapa. tak ada yang lebih indah selain pertemuan yang tidak disengaja. dan sungguh, rasa rindu itu tak mampu untuk diredam. Oh, rasanya tak ada kata yang terucap, tak ada kalimat yang teruntai, meski hati ingin. Cukuplah dia, sang perasaan yang mampu menggambarkan dirinya sendiri, karena yang lain takkan pernah mengerti. (27/12/13)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar